Bakteri Pengurai Limbah Anaerob

Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC adalah kombinasi bakteri aktif siap pakai (tanpa perlu aktifasi). Diproduksi (kultur) dari bakteri indukan pilihan (bukan dari fermentasi limbah organik). Menekan populasi bakteri patogen (bakteri merugikan) pada kolam pengolahan limbah cair.

Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC merupakan booster yang terdiri dari miliaran bakteri dari berbagai macam jenis bakteri yang berfungsi untuk mengatasi masalah pada limbah.

MICROBAC adalah kombinasi bakteri pengurai limbah jenis positif yang diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai persoalan pada instalasi pengolahan air limbah (STP/WWTP), Septic Tank, Grease Trap, Kolam Ikan Hias, Kolam Budidaya Lele dan lain-lain.

Reaksi cepat dalam mengurangi bau air limbah. Mengurai penumpukan lemak dan minyak serta mengurangi bau di Grease Trap dengan cepat. Menurunkan kandungan ammonia dengan cepat, COD, BOD, phospat. Menjaga kestabilan pH air limbah juga menjernihkan air limbah. Aman bagi manusia dan lingkungan karena dibuat dari bahan-bahan 100% organik.

 

Contents

Mengapa Anda harus menggunakan Bakteri Pengurai Limbah Anaerob.

  1. Menguraikan limbah organik (lemak, protein, karbohidrat, kandungan amoniak dan nitritnya, dll) secara biologis menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan
  2. Menghilangkan bau pada limbah organik secara biologis
  3. Menurunkan nilai COD, BOD, amoniak, dll (parameter pencemar) pada limbah organik
  4. Menjaga kestabilan pH limbah
  5. Meningkatkan dominasi populasi bakteri probiotik aerob/anaerob dalam air limbah
  6. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) yang terkandung didalam sampah organik
  7. Mendapatkan hasil yang lebih maksimal dalam menurunkan parameter pencemar limbah
  8. Selain JABODETABEK, kami melayani juga pemesanan dan pengiriman ke seluruh Indonesia
  9. Tersedia dalam kemasan jerigen 1 liter, 5 liter, 10 liter dan 20 liter
  10. Konsultasi GRATIS

 

[pgp_title]

 

Bakteri Pengurai Limbah MICROBAC ada berapa jenis?

Ada 2 jenis Bakteri Pengurai Limbah yaitu Bakteri Aerob dan Bakteri Anaerob.

Apa perbedaan Bakteri Aerob dengan Anaerob?

Bakteri Aerob memerlukan asupan oksigen untuk pengaplikasiannya seperti di kolam aerasi pada IPAL atau kolam ikan yang terdapat blower atau aerasi.

MICROBAC Aerob adalah bakteri probiotik murni (bersifat menguntungkan) dan bersifat aerob (hidup dalam kondisi yang banyak oksigen minimal 2,5 ppm) dan dapat menguraikan bahan-bahan organik yang beracun (limbah) menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan dan menghilangkan bau limbahnya.

Bakteri Anaerob tidak memerlukan asupan oksigen untuk pengaplikasiannya seperti di grease trap dan sepic tank.

MICROBAC Anaerob adalah bakteri probiotik murni (bersifat menguntungkan) dan bersifat anaerob (hidup dalam kondisi yang tidak banyak oksigen di bawah 2,5 ppm) dan dapat menguraikan bahan-bahan organik yang beracun (limbah) menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan dan menghilangkan bau limbahnya.

Berapa % kah penurunan dari amnonia, COD dan BOD?

50 s.d 70 % dengan catatan perlakuan sesuai dengan dosis yang kami rekomendasi dari kami yang disesuaikan dengan sistem IPAL tersebut.

Mengapa Bakteri Aerob dan Anaerob MICROBAC sangat penting bagi pengolahan limbah?

Bakteri pengurai sangat berperan penting dalam menurunkan parameter pencemar air limbah seperti Amonia, COD, BOD, phospat, minyak dan lemak. Mengurangi bau pada air limbah dengan cepat. Mengurangi penumpukan lemak dan minyak di Grease Trap. Menjaga kestabilan pH air limbah dan menjernihkan hasil akhir air limbah.

Apa manfaat menggunakan Bakteri Anaerob MICROBAC?

Manfaat Bakteri Pengurai Limbah Aerob MICROBAC antara lain mengurangi bau air limbah secara signifikan, menurunkan BOD, COD, Amonia (NH3), mengurai minyak dan lemak.

Berapa lama Bakteri Anaerob MICROBAC mengurangi bau air limbah?

Kurang lebih 24 jam bau sudah berkurang signifikan.

Apa saja kandungan Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC?

Kandungan MICROBAC antara lain Aerobacter, Nitrosomonas, Saccharomyces, dll.

Apakah Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC bisa bekerja di pH 4?

MICROBAC bekerja di rentan pH 5,5 s.d pH 9, optimal bekerja di pH 7,5

Apa bentuk dari Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC?

Cairan berbentuk coklat dengan kandungan miliaran bakteri dan dengan bau yang khas.

Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC terdapat kemasan apa saja?

MICROBAC dikemas dengan jerigen 1 liter, 5 liter, 10 liter dan 20 liter.

 

[pgp_title]

 

Aplikasi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob MICROBAC

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob Untuk Pembuatan Kompos dari Sampah Organik

Manfaat:

  • Mempercepat waktu pembuatan kompos.
  • Meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan.
  • Memperkaya kandungan bakteri pengurai (probiotik) didalam kompos sehingga mempercepat proses penguraian pupuk dan cepat diserap oleh tanaman.
  • Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) yang terkandung didalam sampah organik.
  • Meminimalisir bau sampah organik.
  • Mengefektifkan kinerja pupuk kimia (bila nantinya dioplos dengan pupuk kimia) sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dihemat secara bertahap.

 

Petunjuk pemakaian:

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Tuangkan campuran 1 tutup botol (± 10 ml) MICROBAC dan 100 ml air ke dalam 10 kg sampah organik (dengan cara disemprot) lalu dieramkan dalam kondisi anaerobik.
  • Setelah 2-3 hari atau setengah waktu dari waktu perkiraan panen kompos, lakukan pembalikan sampah organik dan semprotkan kembali setengah dosis campuran di atas.
  • Untuk lebih mempercepat waktu panen kompos, dapat diulangi lagi penyemprotan campuran tersebut diatas sampai beberapa kali sambil dibalik-balik sampahnya.
  • Sebaiknya sampah organik tersebut dihancurkan terlebih dahulu sebelum dieramkan dan ditiriskan airnya untuk mempercepat pemgomposan.

 

Anjuran Umum:

  • Saat penyimpanan MICROBAC, hindari kontak langsung dengan sinar matahari dan tutup yang rapat setelah digunakan.
  • Apabila suatu saat mendapati botol MICROBAC yang menggembung, cukup dibuka tutup botolnya selama beberapa saat untuk menghilangkan gasnya akibat aktifitas bakteri.
  • Hindari pemakaian zat-zat yang dapat mematikan bakteri seperti garam konsentrasi tinggi, karbol, lysol, sianida, betalaktam, formaldehyde, iodium, dll.
  • Masa kadaluarsa MICROBAC adalah 1 tahun sejak tutup botol dibuka.

 

[pgp_title]

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob di Perkebunan (persiapan lahan atau pemulihan tanah).

Manfaat:

  • Memperkaya jumlah populasi bakteri pengurai (probiotik) di permukaan tanah
  • Menguraikan bahan kimia pencemar (bila ada) yang ada dipermukaan tanah menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan.
  • Mempercepat penguraian pupuk sehingga cepat diserap oleh tanaman.
  • Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) di permukaan tanah.

 

Petunjuk pemakaian:

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Campurkan 1,4 liter MICROBAC dengan air hingga volume 400 liter dalam suatu wadah (dosis tersebut untuk 1 Ha lahan). Untuk tanah yang rusak akibat pencemaran kimia, dosis MICROBAC dilipatgandakan sebanyak 3-4 kali lipat (4,2 liter – 5,6 liter) dari dosis standar tersebut.
  • Tuangkan campuran tersebut ke sprayer lalu semprotkan hingga merata pada semua permukaan tanah.
  • Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, lakukan pembalikan tanah setelah 7 hari kemudian dan lakukan penyemprotan kembali dengan dosis seperti diatas.

 

[pgp_title]

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob di Perkebunan (proses pemupukan).

Manfaat :

  • Memperkaya jumlah populasi bakteri pengurai (probiotik) dipermukaan tanah
  • Mempercepat penguraian pupuk kimia (urea/TSP/NPK, dll) sehingga cepat diserap oleh tanaman, membuat daya tahan tanaman terhadap penyakit menjadi lebih baik dan mencegah pemakaian pupuk menjadi mubazir.
  • Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) dipermukaan tanah.
  • Mengefektifkan kinerja pupuk kimia sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dihemat secara bertahap.

 

Petunjuk pemakaian:

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Campurkan 1 tutup botol (± 10 ml) MICROBAC dengan 5 kg pupuk kimia (urea/TSP/NPK, dll).
  • Tebar pupuk tersebut pada permukaan tanah seperti biasa.
  • Lakukan pencampuran MICROBAC Anaerob dengan pupuk kimia setiap melakukan pemupukan.

[pgp_title]

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob untuk Wastafel

Petunjuk pemakaian :

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Harap diperhatikan dosis MICROBAC Anaerob yang digunakan karena kalau bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa organik (lemak, sayur, nasi, dll).
  • Campurkan 150 ml MICROBAC Anaerob dengan 2 liter air bersih aduk hingga merata. Kemudian masukkan pada wastafel cucian piring sebelum tutup (pada malam hari).
  • Lakukan 1-3 hari sekali agar tidak terjadi sumbatan oleh lemak (tergantung banyaknya sampah yang masuk ke wastafel).
  • Sebaiknya pada sistem pembuangan saluran pipa dihindari dari penggunaan bahan anti bakteri seperti soda api, karbol, lysol, betalaktam, formaldehyde, iodium dan sejenisnya.

[pgp_title]

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob untuk Kandang Ayam

Manfaat:

  • Menguraikan bahan organik kompleks (protein, karbohidrat dan lemak) baik padat maupun cair menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan secara biologis.
  • Menguraikan NHз dan NO2 pada kotoran ayam dan sampah organik lainnya secara anaerob.
  • Mengurangi bau kotoran ayam secara biologis.
  • Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) di kandang ayam.
  • Mempercepat proses pembentukan kompos dari kotoran ayam dan campuran sampah organik lainnya serta meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan (lebih hitam dan gembur)

 

Petunjuk pemakaian:

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Harap diperhatikan dosis MICROBAC Anaerob yang digunakan karena kalau bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa dari kotoran ayam tersebut dan masih ada bau yang menyengat.
  • Dosis minimal yang disarankan adalah 150 ml MICROBAC Anaerob dicampur dengan 5 liter air bersih lalu diaduk hingga merata.
  • Tuangkan campuran tersebut pada sprayer lalu semprotkan hingga merata pada semua permukaan kotoran ayam dikandang tersebut, namun jangan terlalu basah.
  • Bila kotoran ayam sudah menumpuk maka keesokan harinya dilakukan pembalikan terhadap kotoran ayam tersebut dan lakukan penyemprotan kembali untuk mendapatkan hasil yang optimal.
  • Lakukan hal-hal tersebut diatas setiap seminggu sekali pada kandang ayam tersebut.
  • Bila kotoran ayam sudah terlalu menumpuk maka dapat dikumpulkan pada suatu tempat tertentu diluar kandang dan lakukan penyemprotan kembali sambil sesekali diaduk agar merata.
  • Untuk volume total campuran MICROBAC Anaerob dengan air dapat disesuaikan dengan volume kotoran ayam tersebut.

Kotoran ayam yang telah mendapatkan perlakuan tersebut akan menjadi kompos yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman setelah 3-5 hari penyemprotan, tergantung dari volume kotoran ayam.

Bahkan kualitas kompos yang dihasilkan sangat bagus mutunya dibandingkan bila didiamkan saja tanpa penambahan MICROBAC Anaerob karena selain bentuk fisik kompos yang lebih hitam dan gembur juga terkandung bakteri probiotik anaerob yang dapat membantu menguraikan unsur pupuk menjadi unsur hara yang dapat segera diserap oleh tanaman sehingga tanah menjadi jauh lebih subur.

Hal ini dapat meningkatkan nilai jual kompos tersebut di pasaran sehingga menjadi nilai tambah bagi peternakan ayam

[pgp_title]

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob untuk Septic Tank atau WC

Manfaat:

  • Menguraikan bahan organik kompleks (protein, karbohidrat dan lemak) baik padat maupun cair menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan secara biologis.
  • Menguraikan NHз dan NO2 pada tinja dan sampah organik lainnya secara anaerob sehingga meminimalisir bau.
  • Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) seperti E.coli, salmonella, dan lain-lain pada Septic tank sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar (terutama bila bercampur dengan sumber air tanah atau sungai).
  • Menjadikan tinja padat menjadi terurai sehingga Septic tank selalu tidak mampet dan tidak penuh.

 

Petunjuk pemakaian :

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Harap diperhatikan dosis MICROBAC Anaerob yang digunakan karena bila bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa dari tinja tersebut, apalagi bila sebelumnya pernah diberikan zat kimia yang dapat membunuh bakteri seperti soda api, karbol dan bahan sejenisnya.
  • Dosis minimal yang disarankan adalah 150 ml MICROBAC Anaerob (15x tutup botol atau sekali tuang kemasan ekonomis 150 ml) untuk ukuran Septic tank 4 m3 .
  • Tuangkan MICROBAC Anaerob tersebut kedalam setiap closet dengan maksud untuk menghancurkan atau menguraikan tinja yang ada disaluran closet dan menghilangkan baunya, lalu siram dengan air hingga merata dan lakukan setiap dua minggu sekali atau satu bulan sekali.
  • Untuk kasus yang berat (sudah mampet), tuangkan MICROBAC Anaerob dengan dosis seperti di atas atau lebih pada closet setiap malam menjelang tidur selama 2-3 hari selama penyebab mampetnya bukan berasal dari bahan anorganik seperti plastik, logam, dan lain-lain.
  • Untuk maintenance, tuangkan MICROBAC Anaerob dengan dosis seperti di atas atau lebih pada setiap closet setiap 1 bulan sekali.

[pgp_title]

  1. Aplikasi MICROBAC Anaerob untuk Limbah Organik (CPO, Karet, Tapioka, dll).

Manfaat:

  • Menguraikan limbah organik (lemak, protein, karbohidrat, kandungan amoniak dan nitritnya, dll) secara biologis menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan.
  • Menghilangkan bau pada limbah organik secara biologis.
  • Menurunkan nilai COD, BOD, amoniak, dll (parameter pencemar) pada limbah organik.

Petunjuk pemakaian:

  • Kocok terlebih dahulu botol MICROBAC Anaerob selama beberapa saat.
  • Lakukan pengaturan nilai pH limbah sekitar pH 6,5 – 8 dengan menggunakan H2SO4 atau NaOH/CaCO3.
  • Campurkan 100 liter MICROBAC Anaerob dengan 100 ton limbah (±100 m3 limbah) pada bak kedua (dosis pencampuran minimal).
  • Tutup saluran masuk ke bak tersebut dan saluran keluar dari bak tersebut.
  • Biarkan kondisi tersebut selama 48 jam.
  • Buka saluran masuk ke bak tersebut secara perlahan-lahan dan buka juga saluran keluarnya bila volume limbah sudah hampir luber.
  • Lakukan penyedotan balik (dengan bantuan pompa) dari bak terakhir ke bak kedua tersebut untuk efisiensi pemakaian bakteri.
  • Setelah 1-2 minggu kemudian, tuangkan MICROBAC Anaerob setiap hari kedalam bak kedua untuk merefresh bakteri yang sudah lemah.
  • Dosisnya adalah 1 liter MICROBAC Anaerob 30 – 40 m3 limbah baru per hari yang masuk ke bak pertama.
  • Aplikasi ini tidak perlu menggunakan bantuan alat aerator atau blower karena sifat bakteri ini adalah anaerobik.

Operator tidak perlu menambahkan zat apapun sebagai nutrisi bakteri kecuali jika komposisi kandungan limbah organiknya sangat rendah dibanding limbah anorganiknya.

 

[pgp_title]

Bila mendapati botol MICROBAC Anaerob yang menggembung maka MICROBAC Anaerob tersebut sudah siap untuk diaplikasikan tanpa harus dikocok terlebih dahulu.

Untuk limbah sawit yang telah dinetralisir dengan bakteri, dapat digunakan untuk menyiram kebun dan membantu pembentukan kompos dari sampah padat (karena sudah mengandung bakteri probiotik anaerob).

Aplikasi ini dapat juga diterapkan pada limbah restoran dan limbah kantin.

 

Pengiriman

Kami melayani pengiriman Bakteri Anaerob ke seluruh wilayah Indonesia.

Bakteri Pengurai Limbah Anaerob. 0812-8016-5247 (WA/Call). Solusi TEPAT, AMAN dan MURAH untuk Limbah Cair.

 

Konsultasi GRATIS dan Order

0812-8016-5247 (WA/Call)

Jual Bakteri Pengurai Limbah Cair di Jakarta 0812-8016-5247

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
29 + 21 =